
Pada 2022 lalu, Paolo Bombelli dari Universitas Cambridge, Inggris membuat pembangkit listrik dari Alga Synechocystis.
Menghasilkan energi (0.3 V/0.0003 Watt) yang mampu menjalankan komputer mini selama 6 bulan, namun efisiensi hanya sekitar 10% dari panel surya pada umumnya.

Bagian cuitan ini untuk membantu aku meningkatkan ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap sains dan teknologi!
WhatsApp