
Penelitian yang dilakukan tahun 2019, menyimpulkan bahwa kelompok peneliti yang tinggal di antartika punya aksen bahasa yang berbeda setelah mereka pulang.
Riset ini menyimpulkan jika ragam aksen di dunia mungkin terbentuk karena isolasi antar kelompok.


Menurut penelitian Universitas Lund, Swedia pada tahun 2019, beberapa hewan seperti Kucing dan Anjing akan memiliki kemiripan suara atau aksen dengan pemiliknya.
Ini adalah Aaron, anjing yang punya aksen mirip bahasa Italia.

Bagian cuitan ini untuk membantu aku meningkatkan ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap sains dan teknologi!
WhatsAppBagian cuitan ini untuk membantu aku meningkatkan ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap sains dan teknologi!
WhatsApp